Kamis, 07 Mei 2009

Rafa Sang Arsitektur The Red's

Rafael Benítez


Rafael Benítez
Informasi pribadi
Nama lengkap Rafael Benítez Maudes
Nama panggilan Rafa
Tanggal lahir 16 April 1960 (umur 49)
Tempat lahir Madrid, Spanyol
Tinggi 5 ft 10 in (1.78 m)
Posisi bermain Penyerang, Gelandang serang
Informasi klub
Klub saat ini Liverpool (Pelatih)
Klub junior
197?–1974 Real Madrid Aficionados
Klub senior1
Tahun Klub Tampil (Gol)
1974–1981
1981–1985
1985–1986
Castilla CF
AD Parla
CD Linares
Total
247 0(73)
124 0(28)
034 0(17)
405 (118)
Tim nasional
1979–1981 Spain Universities XI 005 00(?)
Kepelatihan
1986–1989
1989–1991
1991–1993
1993–1995
1995–1996
1996–1997
1997–1999
2000–2001
2001–2004
2004–
Castilla Youth B

Real Madrid Youth B
Real Madrid U-19s
Real Madrid B
Real Valladolid
CA Osasuna
CF Extremadura
CD Tenerife
Valencia CF
Liverpool

1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik.

Rafael "Rafa" Benítez (lahir 16 April 1960; umur 49 tahun) adalah mantan pemain sepak bola asal Spanyol dan sekarang berkiprah menjadi pelatih. Tim yang ia bina saat ini adalah Liverpool FC, sebelumnya ia menangani Valencia CF dan beberapa tim di La Liga. Di Valencia, Rafa memberikan beberapa gelar diantaranya Piala UEFA, dan La Liga. Sementara bersama Liverpool FC, Rafa memberikan gelar Liga Champions, Piala FA, Community Shield, dan Piala Super Eropa. Ia merupakan manajer sepak bola tersukses di Valencia dan juga di Liverpool FC hingga saat ini.

Profil

Rafael Benítez Maudes lahir tanggal 16 April 1960, dari keluarga kelas menengah di kota Madrid. Ayahnya, Francisco Benítez, adalah seorang karyawan hotel. Sementara ibunya, Rosario Maudes, adalah seorang fans Real Madrid, lucunya sang ayah adalah fans Atletico Madrid. Francisco meninggal pada Desember 2005 ketika Benítez berada di Jepang untuk kejuaraan Piala Dunia Antarklub FIFA. Rafa merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Kakak tertuanya, yang biasa dipanggil Francisco, lahir tahun 1959. Adiknya yang biasa dipanggil Rosario, lahir beberapa tahun kemudian. Pada 1998, Benítez menikah dengan wanita bernama Maria de Montserrat, seorang doktor ilmu hukum, yang lahir di Ourense. Mereka mempunyai dua anak perempuan, Claudia, (lahir tahun 1999 di Madrid) and Ágata (lahir di Valencia tahun 2002).

Karir

Pemain sepak bola

Rafa muda memulai karir pemain sepak bola di Madrid dan bermain untuk beberapa tim sekolahan. Bakat Rafa sebagai pelatih sudah mulai terlihat sejak ia melatih tim sepak bola anak kecil saat usianya 13 tahun. Pada usia 12 tahun, Rafa bergabung dengan Real Madrid cantera. Ia lantas menunjukan prestasi progresif dan lantas naik menjadi pemain Real Madrid Aficionados di Tercera Division dan kemudian di Castilla CF di divisi Segunda. Di bidang akademik, Rafael Benitez adalah seorang sarjana pendidikan psikologi. Ia merupakan lulusan dari Universidad Politécnica de Madrid tahun 1982.

Pada 1979 Rafa terpilih sebagai pemain dalam tim Spain Universities XI di World Student Games di Mexico City. Ia mencetak gol penalti saat pertandingan pembuka. Namun di pertandingan selanjutnya melawan Kanada, ia terkena cedera saat ditekel oleh pemain Kanada. Cedera itulah yang menyebabkan Rafa harus pensiun dari dunia sepak bola ditahun 1986 setelah sebelumnya sempat bermain untuk AD Parla dan kemudian Linares FC.

Kembali ke Real Madrid

Pada usia 26 tahun di 1986, Rafa kembali ke Real Madrid sebagai staf pelatih. Pada tahun 1987 ia melatih klub Castilla B, dengan klub itu ia meraih gelar tahun 1987 dan 1989. Ia memenangi gelar ketiga bersama Real Madrid B tahun 1990. Pada musim 1990-91 ia menggantikan Jose Antonio Camacho sebagai pelatih Real Madrid U-19.

Musim 1992-92, Benitez bekerja sebagai asisten pelatih Mariano Garcia Remon di Real Madrid B dan mengambil alhir posisi pelatih kepala tahun 1993-94. Lalu pada 4 September 1993, Rafa memulai debut sebagai pelatih di divisi Segunda bersama Hercules CF. Maret 1994, ia menjadi asisten pelatih Vicente del Bosque di Real Madrid senior sebelum akhirnya kembali ke Real Madrid B tahun 1995.

Spesialis Promosi

Rafael Benietz dikenal sebagai pelatih spesialis promosi. Ia sukses mengantar ppExtremadura CF]] promosi ke divisi utama kompetisi La Liga musim 1998, namun hanya bertahan satu musim karena klub itu kembali lagi terdegradasi ke divisi dua. Ia juga sukses mengantar Tenerife promosi ke divisi utama pada musim 2000-01

Valencia CF

Pada musim 2001, ia ditarik masuk sebagai pelatih Valencia menggantikan Hector Cuper. Banyak fans Valencia yang meragukan kualitas Rafa, maklum ia masih muda dan belum pernah memberikan prestasi bagus untuk tim yang dibesutnya. Namun fakta dilapangan berbalik dengan prediksi orang. Rafael Benitez sukses memberikan gelar La Liga (musim 2001-02 dan 2003-04) serta Piala UEFA (musim 2003-04 saat mengalahkan Marseille).

Liverpool FC

Liverpool yang sudah lama tertarik dengan pelatih Spanyol ini, bergegas mendekati Rafa begitu mendengar hubungan antara ia dan manajemen Valencia sedang retak diakhir musim 2003-04. Dan akhirnya jadilah Rafael Benitez terbang ke Inggris untuk menangani The Reds.

Salah satu kendala Rafa selama berada di Inggris adalah bahasa, ia kurang fasih berbahasa Inggris akibatnya instruksi-instruksi ia di lapangan harus diterjemahkan oleh penerjemah.

2004-05

Musim pertama berada di Anfield, Rafa langsung mengantar Liverpool menjadi juara Liga Champions dengan menundukan AC Milan 3-3 (5-3 via adu penalti). Sebelumnya di semifinal, Rafa sukses mengantar Liverpool FC meng-KO Chelsea (yang saat itu diasuh Jose Mourinho) dengan skor agregat 1-0. Korban Rafa lainnya adalah raksasa Italia lain di babak 8 besar yaitu Juventus (yang saat itu dilatih Don Fabio Capello).

Memang polesan Rafa tidak terlalu baik di Liga Premier, namun begitu Liverpool main di Liga Champions segala yang tidak mungkin terjadi bisa saja terjadi.

2005-06

Musim 2005-06, Rafa sukses mengantar Liverpool menjadi juara Piala FA. Untuk posisi kipper, pahlawan Liverpool di final LC 2005, Jerzy Dudek terpaksa harus minggir dan digantikan bintang baru Spanyol yang ditransfer dari Villarreal, Pepe Reina.

Atas prestasinya dimusim 2005-06, Rafa menjadi satu-satunya pelatih dalam sejarah Liverpool yang sukses didua musim pertamanya.

2006-07

Musim 2006-07 sekali lagi Rafa sukses mengantar Liverpool menembus final Liga Champions setelah mengalahkan Chelsea di semifinal. Dan lawan yang ia hadapi masih sama, AC Milan.

Sayang difinal, skuad Rafa kalah 2-1 oleh AC Milan melalui dua gol Filippo Inzaghi. Atas kekalahannya itu, Rafa memutuskan untuk merombak skuad Liverpool menghadapi musim 2007-08.

2007-08

Musim 2007-08 dilalui Rafa dengan lumayan berat. Di Liga Premier, Rafa bersama Liverpool terlambat start sehingga kembali gagal menjadi juara.

Perolehan berbeda terjadi di Liga Champions. Entah kenapa prestasi The Reds bersama Rafael Benitez selalu hebat di Liga Champions. Walaupun sempat terancam gagal ke babak 16 besar, Rafa akhirnya mampu membangkitkan semangat anak-anak Anfield. Salah satu korban Rafa bersama Liverpool adalah Internazionale Milano. Selanjutnya Arsenal juga dikalahkan oleh Liverpool dibabak delapan besar LC. Baik Inter (pelatih Roberto Mancini) dan Arsenal (Arsene Wenger) sama-sama dijagokan untuk meraih gelar LC musim ini.

Liverpool kemudian akan bertarung melawan Chelsea dibabak semifinal. Ini merupakan pertemuan ketiga mereka di babak semifinal setelah sebelumnya terjadi di musim 2004-05, dan 2006-07.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

0 komentar:

Posting Komentar

hit-count

TRANSLATE THIS BLOG

Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget edited by Anang

 
Powered by Blogger